1.1
Dasar Teori
Gerak jatuh bebas adalah gerak
jatuh benda dari suatu ketinggian tanpa adanya kecepatan awal tanpa pengaruh dari gaya lain selain
hanya di pengaruhi oleh gaya gravitasi bumi. Gerak jatuh bebas ini termaksud GLBB
dipercepat dengan kecepatan awal V0 = 0 dan percepatan sebesar
percepatan gravitasi (g).Menurut Sutrisno (1986)
benda dikatakan melakukan gerak jatuh bebas jika benda tersebut tanpa kecepatan
awal dantidak dipegaruhi oleh gaya dorog melainkan gaya gravitasi bumi. Gerak
jatug bebas (GJB) termasuk kedalam gerak lurus berubah beraturan (GLBB) di
percepat. Percepatan
yang dialami benda adalah akibat gaya tarik gravitasi bumi. Karena syarat gerak
jatuh bebas adalah kecepatan awal harus nol maka berlaku persamaan
(Pantur, 1985).
Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak benda dengan
lintasan garis lurus dan memiliki kecepatan setiap saat berubah dengan
teratur. Pada gerak lurus berubah beraturan gerak benda dapat
mengalami percepatan atau perlambatan. Gerak benda yang mengalami
percepatan disebut gerak lurus berubah beraturan dipercepat, sedangkan gerak
lurus yang mengalami perlambatan disebut gerak lurus berubah beraturan
diperlambat. Suatu benda melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika
percepatannya selalu konstan. Percepatan merupakan besaran vektor (besran yang
mempunyai besar dan arah). Percepatan konstan berarti besar dan arah percepatan
selalu konstan setiap saat (Sasrawan, 2013)
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat benda- benda yang mengalami gerak jatuh bebas, misalnya gerak
buah yang jatuh dari pohonnya. Benda tersebut seolah-olah memiliki kecepatan yang tetap atau dengan
kata lain benda tersebut tidak mengalami
percepatan. kenyataan yang terjadi. jika selama benda jatuh
dan hambatan uadara di abaiakn, maka percepatanya konstan (tetap) dan besarnya
sama dengan gravitasi bumi dan waktu yang dibutuhkan benda saat jatuh tidak
tergantung pada massanya tetapi tergantung pada ketinggianya (Coletta, 1995).
1.2
Tujuan Praktikum
Tujuan Praktikum Fisika Dasar dengann materi
Gerak Jatuh Bebas yaitu untuk
mengetahui cara menghitung kecepatan akhir suatu benda yang jatuh dari
ketinggian.
2.1 Waktu dan
Tempat
Praktikum
Fisika Dasar dengan materi Gerak Jatuh Bebas dilaksanakan pada hari Sabtu, 25
Mei 2019 pukul 09:00-10:40 WIB bertempat di gedung O3 Universitas Palangka
Raya.
2.2 Alat dan
Bahan
Alat
yang digukan pada saat praktikum Fisika Dasar dengan materi Gerak Jatuh Bebas
ini adalah Stabilo, Penggaris, Stopwhat. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu
Kertas,
2.3
Cara Kerja
Berikut adalah
cara kerja pada praktikum Fisika Dasar dengan materi Gerak Jatuh Bebas yaitu :
1.
Menyiapkan alat dan bahan.
2.
Menjatuhkan benda dan menghitung waktu yang diperoleh ketika menjatuhkan
benda pertama dengan ketinggian 30 cm.
3.
Menjatuhkan benda dengan ketinggian 50 cm dan menghitung waktu yang
diperoleh.
4.
Menjatuhkan benda dengan ketinggian yang tidak ditentukan dan menghitung ketinggiannyadengan rumus 
5.
Mencatat hasil pengamatan
kedalam lembarkerja
6.
III. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Hasil Pengamatan
3.1.1
Hasil pengamatan kecepatan benda jatuh bebas
|
No
|
Tinggi (m)
|
Waktu
(s)
|
Kecepatan
akhir (m/s)
|
|
1
|
30 cm = 0,3 m
|
0,14 s
|
1,4 m/s
|
|
2
|
50 cm = 0,5 m
|
0,30 s
|
3 m/s
|
|
3
|
2,048 m
|
0,64 s
|
6,4 m/s
|
3.2 Pembahasan
Setelah
melakukan pengamatan maka diperoleh hasil pengamatan seperti tabel diatas, percobaan dilakukan sebanyak 3 kali dimana pada ketiga percobaan menggunakan Satabilo
(pengwarna) sebagai alat uji.
Pada percobaan yang pertama Stabilo dijatuhkan dari ketinggian 0,3 m dengan
kecepatan awal 0 dengan menggunakan stopwhat benda menyentuh tanah pada waktu
0,14 detik maka dari kedua data tersebut dapat dihitung besar kecepatan ahir
benda dengan rumus v = gt dan diperoleh kecepatan sebesar 1,4 m/s. Pada
percobaan yang kedua dengan benda yang sama pada percobaan pertama,Stabilo dijatuhkan dari ketinggian 0,3m dengan kecepatan
awal 0 dengan menggunakan stopwhat benda menyentuh tanah pada waktu 0,30 detik
maka dari kedua data tersebut dapat dihitung besar kecepatan ahir benda dengan
rumus v = gt dan diperoleh kecepatan sebesar 3 m/s. Pada percobaan yang ketiga benda
dijatuhkan dari keinggian yang tidak di tentukan, dengan menggunakan stopwhat
diketahui waktu benda menyentuh tanah pada waktu 0,64 detik, dengan menggunakan
rumus h = ½ g
V.PENUTUP
4.1.Kesimpulan
Berdasar
kan hasil pengamatan praktikum yang dilakukan,maka dapatditarik kesimpulan bahwa
gerak jatuh bebas adalah gerak jatuh benda dari ketinggian tanpa adanya
kecepatan awal dan hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Untuk menghitung
kecepatan ahir suatu benda digunakan
persamaan
, Jika
ketinggian suatu benda di jatuhkan maka waktu yang akan dibutuhkan benda
tersebut menyentuh dasar akan semakin besar.
5.2.Saran
Diharapkan untuk praktikum
selanjutnya praktikan menjaga ketertiban pada saat praktikum dimulai dan
setelah selesai melakukan praktikum supaya semua praktikan membersihkan
ruangan.
![]() |
Coletta,
1995. Fisika. Erlangga. Jakarta
Dian ES. 2013. Pengembangan Alat Gerak Jatuh Bebas Sebagai
Media Pembelajaran Konsep Geerak Jatuh Bebas. Bandar Lampung : Universitas
Lampung
Pantur.
1985. Fisika Jilid 1. Jakarta :
Erlangga.Vol. VI No. 1: 45-67.
Sasrawan, Hedi.
2013. Gerak Lurus Berubah
Beraturan(Artikel lengkap). Diakses pada tanggal 18 Desember 2014 pada
pukul 10.12 WITA
![]() |


Komentar
Posting Komentar